Browsing Tag

tanjakan iblis

Adventure

Tanjakan Setan dan Penyesalan di Jalur Pendakian Gunung Jawa

Tanjakan Unik Jalur Pendakian Gunung di Jawa. Pulau jawa adalah pulau yang masuk dalam daerah cincin api hingga banyak gunung berapi yang berjajar diatasnya. Pendakian gunung-gunung di pulau jawa juga senantiasa tawarkan tantangan untuk tiap-tiap penggiat alam bebas untuk meraih puncaknya.

Dengan adanya banyak aktivitas pendakian, makin lama pendakian mulai dikelola serta di bangun pos-pos. Hal yang unik yaitu ada beragam nama aneh di tiap-tiap tanjakan jalur pendakian yang pastinya bikin siapa saja penasaran.

Tersebut disini nama tanjakan-tanjakan unik yang cukup menarik di pegunungan Pulau Jawa :

1. Tanjakan Cinta

Penggemar alam tentu begitu mengetahui Tanjakan Cinta, nama yang memanglah diberikan seindah danau Ranu Kumbolo yang ada di depannya. Tanjakan Cinta di Gunung Semeru ini yaitu jalur menuju ke puncak dengan kemiringan sekitaran 45 derajat. Tanjakan Cinta begitu popular karenanya ada mitos yang melatar belakanginya.

Tanjakan Cinta
Konon nama Tanjakan Cinta ini berawal karenanya ada dua sejoli yang tengah mendaki Gunung Semeru. Saat melalui tanjakan ini, si wanita yang jalan di belakang si pria alami kelelahan tanpa ada di ketahui si pria. Si wanita’pun kecelakaan serta pada akhirnya tewas. Tragedi berikut yang mengakibatkan ada mitos ” bila jalan naik tanpa ada berhenti serta melihat ke belakang, cerita cinta bakal selesai bahagia “.

Tetapi bila disangkut pautkan dengan tragedi di mana si pria tak melihat ke belakang hingga dia tak lihat si wanita kelelahan yang pada akhirnya tewas, haruskan mitosnya tetaplah ” tanpa ada melihat ke belakang? ”

2. Tanjakan Asu/Tanjakan Naga

Pendaki Gunung terutama di daerah Surabaya tentu begitu mengetahui nama Tanjakan Asu (anjing) atau Tanjakan Naga. Tanjakan ini ada di jalur pendakian Gunung Arjuna serta Welirang lewat Tretes. Pendaki bakal menjumpai tanjakan ini selepas dari pos 2, Kop-kop’an.

Asal mula nama Tanjakan Asu ini memanglah bermula dari satu tragedi, tetapi bukanlah tragedi yang selesai tragis. Orang-orang Surabaya sering kali menyebutkan nama penghuni sekebun binatang bila tengah jengkel atau geram. ” Asu ” atau anjing yaitu kata yang seringkali dimaksud pendaki terutama daerah Surabaya saat melalui Tanjakan ini.

Permulaan Tanjakan Asu
Bagaimana tak, tanjakan dengan panjang sekitaran 300 mtr. ini menanjak dengan medan jalan makadam yg tidak rata. Jalur yang melelahkan ini terkadang bikin pendaki ngomel-ngomel sembari menyebutkan kata ‘asu’. Tetapi dengan cara kondisi, tanjakan panjang ini dapat dimaksud Tanjakan Naga lantaran memiliki bentuk yang panjang serta berbelok melingkar seperti naga.

3. Tanjakan Setan

Berpindah dari Jawa Timur ke Jawa Barat bakal mengetahui Tanjakan Setan. Tanjakan Setan ada di Gunung Gede serta Gunung Salak. Tanjakan setan di Gunung Gede ada sebentar sebelumnya menyampai puncak. Tanjakan Setan berbentuk tebing dengan kemiringan nyaris 90 derajat serta tinggi sekitaran 30-50 mtr..

Tanjakan Setan
Nama Tanjakan Setan di ambil lantaran ini trek yang paling ekstrim di selama jalur pendakian Gunung Gede. Tantangan yang didapatkan seakan-akan kita tengah menantang setan yangmerupakan musuh paling akhir sebelumnya kita menang. Untuk melalui Tanjakan Setan ini telah di beri kabel baja/tali serta sedikit mengantri lantaran ramainya pendaki saat menguber summit attack.

4. Tanjakan Iblis

Tanjakan Iblis sama juga dengan Tanjakan Setan, cuma lain merk. Bila Gunung Gede mempunyai Tanjakan Setan, jadi Gunung Salak mempunyai Tanjakan Iblis. Di Tanjakan Setan Gunung Gede, pendaki masihlah dibantu dengan kabel baja untuk naik, tetapi di Gunung Salak, pakai kakimu tanpa ada pertolongan naik. Berikut mengapa tanjakan di Gunung Salak ini sejahat iblis serta dimaksud dengan Tanjakan Iblis.

Tanjakan Iblis terbentuk dari bongkahan batu gunung yang berlumut serta pastinya begitu licin bila hujan. Tak ada tali serta semacamnya pasti bakal bikin pendaki sebagian fikir untuk naik saat turun hujan. Cuma ada seutas tali yang disambung dengan spanduk sisa yang bakal cukup menolong pendaki untuk naik.

5. Tanjakan Seruni

Tanjakan Seruni yaitu nama tanjakan sesudah Tanjakan Bin-bin di jalur pendakian Gunung Ciremai lewat Linggarjati. Tanjakan ini mengharuskan pendaki naik dengan 1/2 memanjat lantaran tanjakan yang cukup tinggi. Akar pohon-pohon bakal menolong pendaki untuk memanjat di jalur yang cukup panjang di Gunung Ciremai ini.

Terkecuali jalurnya rapat, Tanjakan Seruni cukup panjang serta begitu menanjak. Bila hujan, selama jalur begitu licin.

6. Tanjakan Bapa Tere

Masihlah di Gunung Ciremai. Tanjakan Bapa Tere adalah tanjakan yang paling populer di mana pendaki diwajibkan memanjat dengan trek yang lebih ekstrim di banding Tanjakan Seruni. Kemiringan tanjakan ini nyaris 90 derajat dengan tinggi sekitaran 10-15 mtr. berbatu. Jadi janganlah beberapa cobalah naik memakai sarung.

Tanjakan yang paling berat di jalur pendakian Gunung Ciremai lewat Linggarjati ini terkesan seperti siksaan ayah tiri ke anaknya, untuk tersebut tanjakan ini dimaksud Tanjakan Bapa Tere. Jadi saat mendaki Gunung Ciremai, bersiapkah alami penderitaan seperti anak tiri.

7. Tanjakan Ombing, Roheng serta Tikoro

Masihlah di Jawa Barat serta berubah ke Gunung Cikuray ada Tanjakan Ombing. Tanjakan Ombing ada di jalur Pendakian Gunung Cikuray lewat Bayongbong. Ada 2 Tanjakan Ombing di mana Tanjakan Ombing 2 lebih terjal di banding Tanjakan Ombing 1. Tanjakan Ombing bakal didapati di antara pos 1 serta pos 2.

Tanjakan ini memiliki kemiringan sekitaran 30 derajat serta saat melaluinya, pendaki bakal terasanya diombang-ambing, untuk tersebut tanjakan ini diberi nama Tanjakan Ombing.

Tanjakan Roheng bakal menunggu sesudah melalui Tanjakan Ombing. Tanjakan ini cukup terjal serta panjang dengan sebagian pohon-pohon rubuh. Sebelumnya hingga di puncak, Tanjakan Tikoro yaitu tanjakan paling akhir yang perlu dilewati dengan jalur yang menanjak serta berliku sebelumnya hingga ke puncak Gunung Cikuray.

8. Tanjakan Penyesalan

Tanjakan Penyesalan tidak cuma ada di bukit penyesalan Gunung Rinjani tetapi ada juga di jalur Pendakian Gunung Cikuray lewat Cilawu atau pemancar. Pendakian Gunung Cikuray lewat Cilawu memanglah dipenuhi banyak tanjakan dengan beberapa nama yang cukup alay. Tidak cuma banyak tanjakan, tetapi jalurnya dari bawah hingga puncak berbentuk tanjakan hingga banyak beberapa nama tanjakan yang terwujud di tiap-tiap tempat.

Tanjakan Jalur Gunung Cikuray
Sebut saja Tanjakan Cihuy, Tanjakan Ambing, Tanjakan Wakwaw, Tanjakan Pesanan serta Tanjakan Sakti. Semua yaitu Tanjakan dengan cirikhas yang nyaris sama lantaran memanglah jalur pendakian seluruhya berbentuk tanjakan. Berikut yang bikin sebagian pendaki hampir berfikiran menyesal saat melewati jalur pendakian Gunung Cikuray lewat Cilawu ini.

Tersebut sebagian tanjakan gunung-gunung di Jawa yang popular yang pastinya memiliki narasi unik dibaliknya hingga terwujudlah beragam nama tanjakan yang cukup menarik pada pendaki untuk coba sensasinya.