Sejarah Traveling

Seniman Ternama dan Komposer Yang Terbaring Disini

Seniman Ternama dan Komposer Yang Terbaring Disini

Kota Pahlawan sebagai sebutan untuk kota Surabaya nampaknya tidaklah terlalu terlalu berlebih. Sebutan kota pahlawan tidak saja merujuk pada sikap heroik arek Suroboyo dalam mengusir penjajah. Surabaya juga jadi tempat peristirahatan paling akhir dari beberapa pahlawan yang gugur dalam usaha memerdekakan Indonesia.

Satu diantara pahlawan nasional yang terbaring di Surabaya yaitu Wage Rudolf Supratman. WR. Supratman populer sesudah menghidupkan semangat beberapa pejuang waktu memperdengarkan lagu ciptaannya, Indonesia Raya. Sejak diputuskan pada tanggal 26 Juni 1958, Indonesia Raya jadi lagu kebangsaan serta kebanggaan Indonesia.

Seniman Ternama dan Komposer Yang Terbaring Disini

WR. Supratman meningkatkan dianya didunia jurnalistik dengan jadi jurnalis di sebagian surat berita seperti Kaoem Moeda serta Sinpo. Meski begitu, WR. Supratman mempunyai ketertarikan besar didunia musik. Ia bahkan juga membangun group band dengan nama β€˜Black and White’ dengan aliran jazz.

Perjuangan WR. Supratman jadi aktivis nasional dengan diawali ikuti organisasi kepemudaan. Peranan aktif WR. Supratman diperlihatkan ketika Kongres Pemuda Indonesia ke-2 yang diadakan di Jakarta, 27-28 Oktober 1928. Waktu itu ia menunjukkan hasil karyanya yang sudah ia buat sejak umur 21 th., lagu Indonesia Raya. Waktu tersebut Indonesia Raya dengan resmi diperdengarkan di khalayak ramai. Beberapa orang yang terkesima dengan lagu itu serta terbakar semangatnya untuk makin berjuang mengusir penjajah.

WR. Supratman juga hidup berpindah-pindah daerah sebelumnya pada akhirnya mengambil keputusan geser ke Surabaya pada th. 1937. Waktu di Surabaya, dianya di tangkap oleh pemerintah Hindia Belanda di satu diantara jalan arteri Surabaya. Sang komposer juga mendekam di penjara Kalisosok yang saat ini ada di daerah Kota Tua Surabaya. Tetapi, baru 10 hari ia mendekam di penjara, pas tanggal 17 Agustus 1938, ia wafat dunia karna sakit. Walau masih tetap relatif berumur begitu muda, 35 th., sudah wafat, perjuangan WR. Supratman lewat biolanya akan tidak sempat dilupakan Bangsa Indonesia. Awal mulanya, WR. Supratman dimakamkan di pemakaman umum Kapasan sebelumnya pada akhirnya di makamkan ke ruang pemakaman spesial.

Pemakaman itu terdapat di Jalan Kenjeran, satu diantara jalan besar di Surabaya. Anda tidaklah perlu bersusah payah temukan makam ini karna terdapat pas di pinggir jalan. Makam ini seringkali dikunjungi beberapa peziarah terutama pada tanggal 9 Maret, yakni pada hari kelahirannya, 17 Agustus, serta 10 November jadi peringatan hari pahlawan nasional. Pintu masuk menuju ke makam berbentuk dua gapura besar bersama gerbangnya. Sesudah masuk, Anda juga akan bersua dengan patung WR. Supratman yang tengah memainkan biolanya. Di sekitaran itu juga ada bait lagu Indonesia Raya bersama not baloknya. Ada juga tiang bendera yang menjulang tinggi tempat Sang Saka bertengger. Uniknya, di dalam makam itu ada gambar mirip biola dari sang komposer.

Makam ini saat ini jadi tempat peristirahatan paling akhir satu diantara komposer hebat yang populer tidak cuma kepiawaiannya dalam membuat karya tapi juga bentuk perlawanan pada penjajah. Makam itu seolah mengajak kita jadi generasi penerus untuk melanjutkan perjuangan dalam membuat bangsa termasuk juga menghormati layanan beberapa pahlawan.

You Might Also Like